Rabu, 26 Juni 2013

Derai-derai yang tak pernah menyatu

Biar kuceritakan padamu... tentang derai-derai yang tak pernah menyatu. Derai-derai terus berkelana. Derai-derai yang disebut rindu. Derai-derai yang dinamakan cinta. Derai-derai yang selalu berderai... Derai malam nampak sangat melankolis. Derai pertanyaan lalu menghujamku. Derai-derai kata kunci berusaha menebak perasaanku. Kemanakah lantas derai-deraiku berlari? Sebab hati telah jatuh berderai. Tak jua menemukan kepingannya. Dan aku dan derai-derai yang tak pernah menyatu... Lekas dekaplah aku, agar derai-derai tak semakin bercerai berai...

Tempat yang Dulu Kau Sebut Rumah

Tempat (yang Dulu) Kau Sebut Rumah

Tumpukan bata di sudut jalan mulai berlumut tak ada angin berembus lewat jendela setiap pagi pintu berderit hanya sekali tatkala penja...