Selasa, 01 Februari 2022

Sesunyi Rasa

saraf-saraf kecil di kepalaku

tak henti melukis tentang tatap

gelombangnya hentak relung jantung

mencipta debaran kian kencang

 

ku terjebak dalam sesunyi rasa

ku coba empaskan

namun selalu kembali


energi itu pun menguat

kukira hanya singgah sejenak

ternyata terus merasuk

hingga sentuh bagian terdalam

dari segumpal daging yang disebut: hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anomali (4)

berjalan menyusuri belantara tanpa pernah peduli marabahaya tidak kah kau ingin bertanya apa aku baik-baik saja dunia ini fana manusia hanya...