Kamis, 08 November 2018

Separuh Hati yang Masih Tertinggal di Lembar Kertas Itu

Lembar kertas itu; masih saja kau genggam. Bahkan, enggan kau lepas. Atau mungkin kau hanguskan di perapian. 

Gambar terkaitKutanya mengapa; katamu : Ini satu-satunya milikmu.

Lembar kertas itu; masih saja kau belai. Kau cinta. Layaknya kekasih sejati yang tak pernah kau benci.

Kutanya mengapa; katamu : Ini kenanganmu.

Lembar kertas itu; masih saja kau sayang. Tapi tak pernah kau kemas dalam buku. Kau terus menatapinya; meskipun ia abaikan tatapmu.

Kutanya mengapa; katamu : Suatu hari kamu membutuhkannya.

Lembar kertas itu; masih saja kau selimuti. Terus kau hangatkan dengan tubuh yang mulai membeku.

Kutanya mengapa; katamu : Ini setengah hatimu.

Lalu,

Angin datang; menyibak kabut; menghalau pepohonan yang dulu menutupi pandangan. Katamu : Aku akan menjaganya untukmu.

Anomali (4)

berjalan menyusuri belantara tanpa pernah peduli marabahaya tidak kah kau ingin bertanya apa aku baik-baik saja dunia ini fana manusia hanya...