Minggu, 27 November 2011

Keputusan ini demi dirimu, soulmateku...

Semarang, 27 November 2011
Ku tulis ini ketika kau mulai berubah... ketika kau bilang sudah tak sendiri. Aku hanya menjawabnya dengan seulas senyum yang paling manis.
Mungkin aku telah terlambat menyadari, tapi aku tak menyesal. Aku bahagia memberimu, bukan memintamu. Sejuta duri yang kau tanam dalam rangkaian bungaku, seribu warna kulukiskan di langitmu.
Kau tak bisa dustai pagi yang terus berembun kini. Aku melihat sinaran lembut di matamu, kau selaputi dengan egomu. Aku terkapar nyeri. Saat kepura-puraanmu justru menjeratku. Aku terdampar dalam keputusanku sendiri. Memutuskan sendiri.
Ini keputusan hatiku. Aku tak akan mengakhiri...sesuatu yang selama ini kekuatanku, ketegaranku...Percayalah soulmateku, aku selalu di sampingmu...menjagamu,,hingga memang kau telah pantas untuk sendiri saja, tanpaku.

3 komentar:

Anomali (4)

berjalan menyusuri belantara tanpa pernah peduli marabahaya tidak kah kau ingin bertanya apa aku baik-baik saja dunia ini fana manusia hanya...